Kabar Kinabalu – Perusahaan manufaktur ban, Industri Karet Deli (IKD), resmi mengoperasikan PLTS Atap IKD berkapasitas 10 megawatt peak (MWp). Instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ini terpasang di area atap fasilitas produksi sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pemanfaatan energi terbarukan.

Langkah ini menandai transformasi sektor industri menuju praktik yang lebih ramah lingkungan. Dengan kapasitas 10 MWp, sistem PLTS atap tersebut mampu menyuplai sebagian kebutuhan listrik pabrik, sehingga mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil. Manajemen IKD menyebut proyek ini sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga menurunkan emisi karbon.
Baca Juga : Energi Terbarukan Masuk Pabrik Ban, IKD Operasikan PLTS Atap Skala 10 MWp
Pemasangan panel surya dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan standar keselamatan dan efisiensi. Teknologi inverter modern serta sistem monitoring digital diterapkan untuk memastikan performa pembangkit tetap optimal. Perusahaan juga bekerja sama dengan mitra penyedia energi surya berpengalaman dalam proses perencanaan dan implementasi proyek.
Direksi IKD menyampaikan bahwa penggunaan energi bersih menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Industri ban dikenal sebagai sektor dengan konsumsi energi cukup tinggi, sehingga pemanfaatan PLTS atap dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan jejak karbon.
Selain mendukung target penurunan emisi nasional, proyek ini juga diharapkan meningkatkan daya saing produk di pasar global. Banyak negara kini mensyaratkan standar lingkungan yang ketat terhadap produk impor. Dengan memanfaatkan energi terbarukan, IKD memperkuat citra sebagai produsen yang peduli terhadap keberlanjutan.
Pemerintah mendorong sektor industri untuk mengadopsi energi hijau melalui berbagai insentif dan regulasi. Inisiatif IKD ini dinilai sejalan dengan agenda transisi energi nasional menuju bauran energi yang lebih bersih.
Dengan beroperasinya PLTS Atap IKD skala 10 MWp, sektor manufaktur ban menunjukkan bahwa transformasi energi tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung pada lingkungan dan efisiensi bisnis.








