Kabar Kinabalu – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu kembali menggelar kegiatan silaturahmi dengan komunitas diaspora Indonesia di Sabah, Malaysia, pada Jumat (15/8/2025). Acara ini menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara perwakilan pemerintah Indonesia dengan warganya di luar negeri, sekaligus menyampaikan berbagai informasi penting terkait pelayanan konsuler dan perlindungan WNI.

Silaturahmi yang berlangsung di aula KJRI Kota Kinabalu ini dihadiri ratusan anggota komunitas diaspora dari berbagai daerah di Sabah. Mereka terdiri dari pekerja migran, pelajar, hingga pelaku usaha yang telah menetap di Malaysia.
Baca Juga : Cerita Wisatawan Indonesia Nikmati Jembatan Kaca Kinabalu Malaysia
Konjen RI Kota Kinabalu, [Nama Konjen, 2025], dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga komunikasi dua arah antara KJRI dan masyarakat Indonesia di wilayah kerjanya.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk mempererat tali persaudaraan, tetapi juga sebagai sarana mendengarkan aspirasi dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi WNI di Sabah,” ujar Konjen.
Selain sesi dialog, acara ini juga diisi dengan paparan layanan terbaru KJRI, seperti kemudahan pengurusan paspor, legalisasi dokumen, serta pendampingan hukum bagi WNI yang membutuhkan. KJRI juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperbarui dokumen keimigrasian agar terhindar dari masalah hukum di negara setempat.
Menariknya, kegiatan silaturahmi ini turut disemarakkan oleh penampilan seni budaya dari komunitas Indonesia, termasuk tarian tradisional dan musik akustik. Hidangan khas nusantara seperti nasi tumpeng dan kue tradisional pun disajikan, menciptakan suasana hangat yang mengingatkan peserta pada kampung halaman.
Salah satu peserta, Siti Nurhaliza, pekerja migran asal Sulawesi Selatan, mengaku senang dengan adanya pertemuan ini.
“Kami merasa diperhatikan dan diingatkan untuk tetap kompak. Acara seperti ini membuat kami merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya.
KJRI Kota Kinabalu berencana menjadikan kegiatan silaturahmi ini sebagai agenda rutin setiap tahun. Tujuannya tidak hanya menjaga persatuan dan kekompakan diaspora Indonesia di Sabah, tetapi juga memastikan setiap WNI mendapatkan informasi dan perlindungan yang memadai.
Dengan semangat kebersamaan dan komunikasi yang terjalin. KJRI berharap hubungan antara pemerintah dan warga negara Indonesia di luar negeri semakin erat, sehingga dapat menciptakan komunitas diaspora yang kuat, berdaya, dan membanggakan tanah air.








