,

Menlu ASEAN Bahas Deeskalasi Konflik Thailand-Kamboja

by -249 Views
Malaysia's Prime Minister Anwar Ibrahim delivers remarks during the closing ceremony of the 47th Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Summit in Kuala Lumpur on October 28, 2025. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)

Kabar KinabaluMalaysia menggelar pertemuan Menlu ASEAN untuk membahas upaya deeskalasi konflik yang melibatkan Thailand dan Kamboja. Pemerintah Malaysia mengambil peran penting sebagai tuan rumah dengan tujuan menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan ini mencerminkan komitmen ASEAN dalam menyelesaikan konflik secara damai melalui dialog dan kerja sama regional.

Menlu ASEAN Segera Bahas Deeskalasi Konflik Thailand-Kamboja
Menlu ASEAN Bahas Deeskalasi Konflik Thailand-Kamboja

Para Menlu ASEAN membahas berbagai langkah strategis guna menurunkan ketegangan di wilayah perbatasan Thailand-Kamboja. Delegasi menekankan pentingnya menahan diri, menghormati kedaulatan masing-masing negara, serta mengedepankan mekanisme diplomasi. Para menteri juga sepakat bahwa konflik berkepanjangan dapat mengganggu keamanan regional dan menghambat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Baca Juga : Menlu ASEAN segera rapat bahas deeskalasi konflik Thailand-Kamboja

Dalam forum tersebut, Malaysia mendorong komunikasi intensif antara pemerintah Thailand dan Kamboja. Malaysia juga mengajak kedua negara memanfaatkan forum ASEAN sebagai ruang dialog terbuka. Para menteri menilai pendekatan kolektif ASEAN mampu menciptakan solusi yang adil dan berkelanjutan tanpa memperburuk situasi di lapangan.

Pertemuan ini turut membahas peran ASEAN dalam menjaga perdamaian regional sesuai prinsip non-intervensi dan musyawarah mufakat. Para menteri menegaskan bahwa stabilitas Asia Tenggara membutuhkan kepercayaan antarnegara serta komitmen kuat terhadap hukum internasional. ASEAN berupaya memastikan bahwa setiap perbedaan kepentingan dapat diselesaikan tanpa kekerasan.

Selain itu, para Menlu ASEAN mendorong kerja sama keamanan dan peningkatan kepercayaan melalui pertemuan bilateral lanjutan. Mereka juga sepakat memperkuat jalur komunikasi militer dan diplomatik guna mencegah kesalahpahaman di wilayah perbatasan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketenangan dan melindungi masyarakat sipil.

Melalui pertemuan di Malaysia ini, ASEAN kembali menunjukkan perannya sebagai pilar perdamaian kawasan. Komitmen kolektif para menteri luar negeri diharapkan mampu menciptakan deeskalasi nyata serta memperkuat persatuan ASEAN dalam menghadapi tantangan regional secara damai dan bermartabat

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.